Gunung tersebut memiliki tiga danau yang memiliki nama yang sama, Kelimutu, yang berarti ‘danau mendidih’.
Setiap warna memiliki nama lokalnya sendiri, serta warna-warnanya sendiri.
Danau Kelimutu di sebelah barat biasanya berwarna biru dan dikenal dengan nama Tiwu ata Mbupu (Danau Orang Tua). Danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (Danau Pemuda dan Gadis) umumnya berwarna hijau, sedangkan Tiwu Ata Polo (Danau Terkutuk atau Terpesona) biasanya berwarna merah.
Meskipun demikian, semua danau tersebut diyakini sebagai tempat peristirahatan bagi arwah-arwah yang telah meninggal. Adapun kapan dan ke warna apa danau-danau Kelimutu akan berubah, hal itu tidak dapat diprediksi. Fenomena perubahan warna ini terjadi hampir setiap tahun.
Bagaimana Danau Kelimutu bisa berubah warna?
Menurut Badan Taman Nasional Kelimutu, perubahan warna tersebut disebabkan oleh reaksi kimia yang terjadi di kawah gunung tersebut.
Secara ilmiah, seperti yang dikatakan NASA,
Semua danau tersebut mengandung konsentrasi seng dan timbal yang relatif tinggi.
Meskipun mineral berperan dalam pembentukan warna, faktor kunci lainnya adalah kadar oksigen dalam air. Sama seperti darah Anda, air danau ini tampak lebih biru (atau lebih hijau) ketika kadar oksigennya rendah. Ketika kaya akan oksigen, air tersebut tampak merah darah atau bahkan hitam seperti cola.
Fumarol, atau lubang vulkanik, mengeluarkan uap dan gas seperti dioksida belerang. Arus naik di danau disebabkan oleh fumarol, yang membawa air yang lebih padat dan kaya mineral dari dasar ke permukaan.
Perubahan Warna yang Indah yang Terekam oleh NASA
Baru-baru ini, NASA merekam perubahan warna danau ini selama beberapa bulan dan tahun. Gambar di bawah ini memperlihatkan perubahan warna danau tersebut dari tanggal 31 Maret 2014, 9 Oktober 2014, hingga 8 April 2017.

Pada tahun-tahun tersebut, The Jakarta Post juga melaporkan bahwa pada tahun 2016, Danau Kelimutu berubah warna sebanyak enam kali antara bulan Januari dan November.
Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa perubahan warna tersebut tidak memengaruhi aktivitas vulkanik.destinasi Wisatawan inidestinasi tidak terpengaruh oleh status Gunung Kelimutu, sehingga menjadikannya destinasi yang aman.
Jadi, apakah Anda siap untuk melakukan perjalanan darat ke Danau Kelimutu?
artikel terkait: 5 Fakta Menarik tentang Danau Kawah Kelimutu di Flores Harus Flores Ketahui




